Ada sebuah gambar yang lagi gw kerjain
Setiap selesai, gw memandang segala sesuatunya baik
Jadilah pagi, jadilah petang
Hehehe.. ga segitunya kalee..
Emangnya Genesis (",)
Yang sebenarnya adalah, setiap kali selesai
Gw akan menunjukkan pada seseorang
Dia orang yang sangat sopan
Jadi dia akan bilang, "Wow! it's great, my dear!"
Setelah itu, "..it would be better, if blablabla..."
Yah gitu deh, tapi kayaknya ya gitu lah (lho?!)
Biasanya gw suka mengabaikan bagian-bagian kecil
Malas membuat shape yang bener-bener smooth and rapi
Buat gw, yang penting dah ketauan mo gambar apa yo wis
But finally i learned that..
Walaupun hidup gw menurut gw fine-fine aja
Tapi Bos Besar maunya lebih smooth dan lebih indah
Dia akan minta gw revisi terus
Bosen sih, tapi ya ga pa pa lah.
Hasil akhirnya pasti menyenangkan hehehe...
(posting apaan seh ini??)
Wednesday, August 27, 2008
Monday, July 28, 2008
Kemiskinan
Beberapa waktu yang lalu, salah seorang teman baik gw, menyatakan pendapatnya tentang kemiskinan. Menurutnya berinteraksi dengan orang miskin itu melelahkan, terutama lelah secara emosi. Ia tidak keberatan memberikan derma kepada orang miskin, tetapi ia menolak untuk berinteraksi dengan mereka. Ketakutannya cukup beralasan. Ketakutan yang sama pula yang menjadi backscene dari Fainthearted (tulisan lama gw).
Beberapa waktu yang lalu pula, gw terlibat dalam program Galeri Puisi Bulan Kespel '08 di GKI Kebayoran Baru. Dan komentar dari beberapa pesertanya senada, "Sil, lo buat hari-hari gw jadi sendu dan blue". What's up? Ceritanya tema yang disodorkan adalah, "Kemiskinan di mataku", dan dalam proses buka mata, buka hati, serta cari inspirasi dalam pembuatan puisi-puisi tersebut banyak teman yang jadi murung saking kontemplatif. Ga semuanya sih hehe.. tapi beberapa mengeluh demikian.
Kenapa?
Mungkin alasan-alasan bahwa berbicara tentang kemiskinan dan terlibat dalam komunitas miskin menyerap begitu banyak emosi yang melelahkan. Sehingga sangat jarang kita bisa secara penuh merelakan diri turut serta dalam gumul juang mengentaskan kemiskinan. Jadinya seperti berteriak kepada orang yang tercebur di kolam yang dalam, "ayo, bangkit! ayo berjuang melawan kemiskinan! ayo sonsong kemajuan!", tapi kita hanya sebatas teriak di pinggiran kemiskinan. Tanpa bersedia mengulurkan tangan dan membantu.
Nyontek dari liriknya Panji yang di kasi tau ama Wiwin (soalnya gw jg belum denger hehehe..):"Jika ini bukan negara babu, anak bangsa mana karyamu?"
blessings,
Ge'
Beberapa waktu yang lalu pula, gw terlibat dalam program Galeri Puisi Bulan Kespel '08 di GKI Kebayoran Baru. Dan komentar dari beberapa pesertanya senada, "Sil, lo buat hari-hari gw jadi sendu dan blue". What's up? Ceritanya tema yang disodorkan adalah, "Kemiskinan di mataku", dan dalam proses buka mata, buka hati, serta cari inspirasi dalam pembuatan puisi-puisi tersebut banyak teman yang jadi murung saking kontemplatif. Ga semuanya sih hehe.. tapi beberapa mengeluh demikian.
Kenapa?
Mungkin alasan-alasan bahwa berbicara tentang kemiskinan dan terlibat dalam komunitas miskin menyerap begitu banyak emosi yang melelahkan. Sehingga sangat jarang kita bisa secara penuh merelakan diri turut serta dalam gumul juang mengentaskan kemiskinan. Jadinya seperti berteriak kepada orang yang tercebur di kolam yang dalam, "ayo, bangkit! ayo berjuang melawan kemiskinan! ayo sonsong kemajuan!", tapi kita hanya sebatas teriak di pinggiran kemiskinan. Tanpa bersedia mengulurkan tangan dan membantu.
Nyontek dari liriknya Panji yang di kasi tau ama Wiwin (soalnya gw jg belum denger hehehe..):"Jika ini bukan negara babu, anak bangsa mana karyamu?"
blessings,
Ge'
Wednesday, July 23, 2008
Selamat Hari Anak
Just want to say,
Jangan lupa untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dalam mencapai potensi-potensi terbaiknya. Hal terbaik yang kita berikan pada anak saat ini akan mewujud pada masa depan bangsa. Mengabaikan keberadaan anak-anak, penolakan terhadap anak dan hak-hak mereka, diskriminasi dan eksploitasi anak sama saja dengan menghancurkan kehidupan dan masa depan bangsa.
Tahukah kamu hak2 anak?
Walaupun udah tahu, baca lagi deh buat reminder (",):
HAK-HAK ANAK
Selamat Hari Anak Nasional
Jangan lupa untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak dalam mencapai potensi-potensi terbaiknya. Hal terbaik yang kita berikan pada anak saat ini akan mewujud pada masa depan bangsa. Mengabaikan keberadaan anak-anak, penolakan terhadap anak dan hak-hak mereka, diskriminasi dan eksploitasi anak sama saja dengan menghancurkan kehidupan dan masa depan bangsa.
Tahukah kamu hak2 anak?
Walaupun udah tahu, baca lagi deh buat reminder (",):
HAK-HAK ANAK
- Hak untuk kelangsungan hidup dan berkembang.
- Hak untuk mendapatkan nama.
- Hak untuk mendapatkan kewarganegaraan.
- Hak untuk mendapatkan identitas.
- Hak untuk mendapatkan standar hidup yang layak.
- Hak untuk mendapatkan standar kesehatan yang paling tinggi.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan khusus dalam konflik bersenjata.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan khusus jika mengalami konflik hukum.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan khusus jika mengalami eksploitasi sebagai pekerja anak.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan khusus jika mengalami eksploitasi dalam penyalahgunaan obat-obatan.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan hukum jika mengalami eksploitasi seksual dan penyalahgunaan seksual.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan khusus dari penculikan, penjualan dan perdagangan anak-anak.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan khusus jika mengalami eksploitasi sebagai anggota kelompok minoritas atau masyarakat adat.
- Hak untuk hidup dengan orang tua.
- Hak untuk tetap berhubungan dengan orang tua bila dipisahkan dengan salah satu orang tua.
- Hak untuk mendapatkan pelatihan ketrampilan.
- Hak untuk berekreasi.
- Hak untuk bermain.
- Hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan seni dan budaya.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan khusus dalam situasi yang genting.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan khusus sebagai pengungsi.
- Hak untuk bebas beragama.
- Hak untuk bebas berserikat.
- Hak untuk bebas berkumpul secara damai.
- Hak untuk mendapatkan informasi dari berbagai sumber.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan pribadi.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan dari siksaan.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan dari perlakuan kejam, hukuman dan perlakuan tidak manusiawi.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan dari penangkapan yang sewenang-wenang.
- Hak untuk mendapatkan perlindungan dari perampasan kebebasan.
- Hak untuk mendapatkan pendidikan dasar secara cuma-cuma.
Sunday, July 13, 2008
Kata-kata
Ahh.. betapa kata-kata bisa jadi virus yang mematikan
Menyerang pengharapanmu dan mengikis habis kasihmu
Ahh.. betapa kata-kata bisa jadi obat penyembuh
Membangun pengharapanmu dan mengokohkan kasihmu
Ahh.. betapa kata-kata cuma kata-kata
Namun membuatmu tak bisa berkata-kata
--
Jakarta, 080713
Menyerang pengharapanmu dan mengikis habis kasihmu
Ahh.. betapa kata-kata bisa jadi obat penyembuh
Membangun pengharapanmu dan mengokohkan kasihmu
Ahh.. betapa kata-kata cuma kata-kata
Namun membuatmu tak bisa berkata-kata
--
Jakarta, 080713
Wednesday, July 2, 2008
Taize Song
Lirik lagu Taize berikut ini mungkin bisa jadi penyemangatmu, wahai kawan yang letih berjuang dan berharap...
Dengan irama yang sama gw juga buat lirik baru lagu tersebut, sbb:
Lagu-lagu Taize biasanya berupa lirik-lirik pendek dan mudah diingat yang dinyanyikan berulang kali. Dipakai Tuhan secara luar biasa menjadi media penyembuh jiwa-jiwa yang terluka dan terabaikan.
... Jangan kuatir janganlah takut ...
... Di tangan Tuhan masa depanmu ...
... Jangan kuatir janganlah takut ...
... Tuhan, jaminan-Mu ...
... Di tangan Tuhan masa depanmu ...
... Jangan kuatir janganlah takut ...
... Tuhan, jaminan-Mu ...
Dengan irama yang sama gw juga buat lirik baru lagu tersebut, sbb:
... Giat berdoa giat bekerja ...
... Di tangan Tuhan masa depanmu ...
... Tetap percaya tetap berharap ...
... Tuhan, tolongan-Mu ...
... Di tangan Tuhan masa depanmu ...
... Tetap percaya tetap berharap ...
... Tuhan, tolongan-Mu ...
Lagu-lagu Taize biasanya berupa lirik-lirik pendek dan mudah diingat yang dinyanyikan berulang kali. Dipakai Tuhan secara luar biasa menjadi media penyembuh jiwa-jiwa yang terluka dan terabaikan.
Subscribe to:
Posts (Atom)

