Awal tahun 2007, aku membuat catatan 7 hari pertama via blog-ku di Friendster. Mengakhiri tahun 2007, aku mencoba membuat pula catatan 7 hari terakhir sebelum memasuki 2008. Masih dengan getar dan gentar yang sama, sekaligus secuil keyakinan bahwa baik 2007, 2008, ataupun tahun-tahun lainnya yang Tuhan ijinkan kulalui.. semuanya adalah tahun penuh rahmat dan anugerah Tuhan Allahku.
H -7. 25 Des 2007
Setengah ngantuk aku menghadiri ibadah Natal pagi ini, walaupun demikian aku yakin betul khotbahnya bener2 ditujukan buat aku. Kalau mau jujur, aku ini penakut dan paling ga suka sama hal yang ribet.. tapi entah kenapa hidup selalu mengantarku pada hal-hal yang rumit dan serba complicated. Aku juga orang yang berusaha tidak munafik. Aku bilang bahagia kalau aku bahagia dan sebaliknya aku bilang tidak bahagia bila memang aku tidak suka. Dan dengan keterlibatan dalam proyek yang baru-baru inipun, aku sudah mengeluarkan statement bahwa aku ga happy. Tapi di hari Natal ini, aku yakin bahwa di tempat-tempat yang aku bilang aku ga happy sekalipun, Tuhan ingin aku memuliakannya! Aku tahu bahwa hal tersebut tidak serta merta mengubah unhappyku jadi happy, tapi kuyakin berkat dan anugerah-Nya cukup. Here I am, Lord! Is it I Lord? I can hear you calling in the night...
H -6. 26 Des 2007
Harusnya hari ini kerja tapi aku milih libur dan tidur seharian di rumah. Aku bersyukur tgl 24 dan 25 cuaca sangat bersahabat. Tapi hari ini aku merasakan kesedihan melihat bencana yang lagi-lagi menimpa negeriku. Dan yang lebih menyedihkan lagi, aku tahu bahwa saat ini aku ga bisa melakukan apa-apa. Tuhan, apa yang dapat kulakukan?
H -5. 27 Des 2007
Aku takjub pada diriku (narsis deh!). Rasa-rasanya ini hari pertama aku banyak senyum dan agak ceria dikit di office! Padahal ga ada yang bener-bener spesial, dan sebenarnya aku juga agak bersusah hati hari ini. Entahlah. Aku sudah bilang sama Tuhan bahwa aku mau belajar merendahkan hati dan sepenuhnya dibentuk sama Tuhan. Entah hidup ini membahagiakan atau tidak ataupun berjalan tanpa rasa.. aku akan tetap cinta Tuhan!
H -4. 28 Des 2007
Mengapa gelisah dan bersedih, wahai jiwaku? Berharaplah kepada Tuhan!
H -3. 29 Des 2007
Doa-doaku akhir-akhir ini nyaris tanpa permohonan pribadi. Maksudku, aku mengucap syukur atas segala hal, aku bercerita tentang segala yang kuhadapi, aku mengakui kesalahanku tetapi aku tidak punya satu permintaan khusus untuk diriku. Padahal.. momen2 istimewa seperti Natal adalah saat yang istimewa untuk sekedar 'meminta' pada yang Maha Segala, bukan?! Hhhh... Bagiku apapun yang Ia berikan pastilah yang terbaik untukku.. lagipula bukankah banyak permohonan dari orang-orang yang sangat memerlukan Tuhan saat ini lebih daripada aku? biarlah aku ngantri di urutan kesekian.. mungkin itu yang dapat kulakukan saat ini, saat tak banyak yang dapat kulakukan bagi mereka yang membutuhkan.
H -2. 30 Des 2007
Aku diingatkan lagi untuk bersyukur.. untuk mengingat segala kebaikan Tuhan.. untuk tetap setia melakukan perananku di dunia ini..
H -1. 31 Des 2007
Lagi, lagi dan lagi.. aku diingatkan untuk tidak terjebak dengan sikap idealisku dan mau belajar rendah hati.. semua tempat layak! Dan kemanapun aku pergi.. lilin kecilku kan berpijar disana! Bahagiaku bukan sekedar mimpi yang menjadi nyata, tetapi kenyataan bahwa pada dasarnya Allahku menghendaki demikian. Happy NEW YEAR 2008! Inilah tahun penuh rahmat dan anugerah Allahku!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


2 comments:
Tulisan Sil terdengar lugas n jujur.mengalir begitu saja sehingga yang baca pun seakan-akan merasakan pengalaman yg sama. Bravo Sil!
Thanks Vina! Jadi kapan nih makan arsik bikinanmu? hehehe...
Post a Comment